Kamis, 18 Oktober 2012

Semakin Dekat


Aku merasa, kita semakin dekat saat ini. Hubungan yang dimulai dari kecanggungan di antara kita, kini sudah mencair. Meski berlahan, tapi pelan-pelan kita telah menemukan kecocokan. Bukankah ini sebuah kemajuan?

Coba kau ingat, kapan hari, saat kita pertama kali diperkenalkan. Kita lebih banyak berdiam, tak acuh seakan tak mau mengenal satu sama lainnya. Tapi lihatlah sekarang, kita bisa sedekat ini...

"Kau suka tempat ini?" tanyaku pada suatu kali saat kita singgah di pantai.

Kau mengangguk seraya tersenyum kepadaku. Dan senyummu itulah yang sampai sekarang tetap menjadi daya tarikmu hingga aku tak pernah bisa memalingkan hatiku darimu. Senyummu, adalah senyum terindah yang pernah aku jumpai dalam seluruh hidupku. Dan pemilik senyum itulah yang membuatku jatuh cinta tanpa harus aku tahu sebabnya.

Kini aku hanya bisa mengenang saat-saat itu, saat kita merasa dekat dahulu. Dulu, sebelum kau memutuskan untuk mengakhiri hidupmu karena tak bisa melupakan cinta lamamu.


22 komentar:

sabda awal mengatakan...

pertamaxx..

kalo makin cocok n makin dekat dan langgeng. Ane tunggu undangan pernikahannya, kirimi ya :)

Diary Naya mengatakan...

fiksi minimu menyentuh banget...

ricoademandana mengatakan...

aaaiiisss kok ujung2nya mati bang???
yyaaahhh

Deya ButterFelt mengatakan...

depannya romantis..
lah ujungnya jadi sad ending

Iskandar Dzulkarnain mengatakan...

bikin merinding aja nih T_T

Javas K. Niscala mengatakan...

@Sabda:

pasti gak baca sampe akhir ya,.....

yeee... ketahuan tuh! :P

Javas K. Niscala mengatakan...

@Naya:

makasih....

Javas K. Niscala mengatakan...

@Rico:

itu nmanaya kejutan. gak nyangka, kan? heheh

Javas K. Niscala mengatakan...

@Iskandar:

kok bisa? gmn ceritanya tuh kok bisa merinding. :0

Javas K. Niscala mengatakan...

@Deya:

gak mudah ditebak ya...

Ngupil Itu indah mengatakan...

udah gitu, dia bunuh dirinya demi cinta sebelumhya gitu, bukan demi si kekasih yg sekarang, sumpaahh ngenees bangett, sampe si cewek bela2in mending mati demi cinta lama daripada bersama dengan cinta baru..., mak jleb banget tuh...

Triyan Arief Wibowo mengatakan...

wah semoga cepat jadian dahhh

Javas K. Niscala mengatakan...

@Tryan:

hayo... gak baca ampe kelar ya...
ketahuan gak tahu endingnya dgn komentar githu :P

Javas K. Niscala mengatakan...

@Ngupil:

*nyesek*

Edotz Herjunot mengatakan...

wiiih bunuh diri ya vas ebdingnya gara2 gak bisa ngelupain mantan ...
ini fiksi ? knp gak dipanjangin aja ceritanya , bagus looh

Damae mengatakan...

unsur2 sastranya dapet banget, nice story, :)

http://damai.malhikdua.com

Javas K. Niscala mengatakan...

@Edotz:

namnaya juga fiksi mini, jd ya segini. hehehe

Javas K. Niscala mengatakan...

@Damae:

makasih....
masih dalam tahap belajar nih... mohon bimbingannya ya...

Jue Jaynee mengatakan...

sedih bangat aku baca ni..

aku faham....

tinggal kenangan aja deh

Iva Mairisti mengatakan...

fiksi mini lagi,,kali ini tragis vas,,huhu gak ap2,,yg pnting smakin bgus nih kliatannya karya fiksi mini mu :D
sya mw beljar dong..!

cer mengatakan...

dih.. ternyata javas cah cinta nih.. wkwk
cinta mulu postingannya :D

moerad qrad mengatakan...

saya suka gaya nulisnya masBrow nech....wah wah kerren....

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar dan kunjungannya. Happy blogwalking!