Kamis, 01 November 2012

White Lies



Dalam hidup, kebohongan memang kadang perlu dilakukan, tapi jika mau berpikir jauh ke depan, melakukannya mungkin harus menjadi pertimbangan yang sangat panjang. Orang bijak bilang, kebohongan menyelamatkanmu sementara, tapi menghancurkanmu selamanya. Lagian, aku juga benci kebohongan dan kepalsuan, karena bagaimanapun kemasannya, dua hal itu hanya mampu meninggalkan rasa sakit. Seperti saat ini, sakit karena dibohongi ternyata telah membuatku emosi untuk sekian hari.



Entah, sebenarnya aku sudah mencium gelagat dari kebohongan ini jauh-jauh hari, tapi aku berusaha untuk selalu percaya. Yang aneh adalah, sensor yang aku punya ternyata selalu tahu. 



Sekali lagi aku tahu, terkadang orang memang harus berbohong, tentu dengan pertimbangan-pertimbangan. Karena itulah akan muncul sebuah istilah white lies dan black lies. Jika kemarin seseorang yang dekat denganku melakukan "white lies" dengan pertimbangan agar aku tidak marah atas apa yang sedang dia lakukan, jujur aku kecewa... bagaimanapun juga ketika rasa percaya itu sedang berada pada masa pertumbuhan, tapi harus dinodai oleh yang namanya sebuah kebohongan, bisa dibayangkan, rasa kecewa tentu ada.


Yang namnaya sebuah hubungan percintaan, harus dibangun atas dasar Kejujuran, Kepercayaan dan Kesetiaan. Jika kejujuran diwarnai dengan kebohongan, maka akan timbul ketidakpercayaan, akibat dari ketidak percayaan itu tentunya yang akan membuka peluang pengkhianatan atas kesetiaan.


Belajar dari pengalaman-pengalaman masa laluku, khususnya di dunia percintaan seperti ini, ada satu prinsip yang sekarang aku pegang benar-benar, don't expect too much from ur lovers, take it easy, enjoy it, don't think too much, don't give ur heart too deep to someone.

Tapi sayangnya, meski aku sudah memegang prinsip itu baik-baik, tapi dalam praktiknya tidak demikian. Ketika aku membuka dan memberikan peluang akan hadirnya seseorang dalam hatiku dan hidupku, itu artinya aku juga serius degan hubungan itu, bukan untuk main-main.


Tapi aku masih bisa untuk mengontrol emosiku. Sakit memang iya, tapi untuk sebuah kebaikan bersama, alangkah baiknya bila dicoba untuk memperbaikinya. Aku masih memberikan sebuah pilihan, mungkin saja ini akan menyelamatkan hubungan ini, sekaligus mampu menciptaan sebuah hujan yang pada perhentiannya, pada sisa-sisa hujannya akan menciptakan sebuah pelangi bagi hubungan kita berdua. Semoga





15 komentar:

suci nabbila mengatakan...

pas banget tau ga.. gue juga lagi ngerasa gini banget.. :') kadang kalau sudah terlalu berat cuma bisa ngebatin "Gue pasrah, ikhlas aja, ngembaliin semua ke Allah.".. semoga aja suatu hari gue dan lo, bisa mengerti kenapa harus ada kebohongan bahkan untuk alasan yang paling baik sekalipun.

YouRha mengatakan...

don't expect too much from ur lovers, take it easy, enjoy it, don't think too much, don't give ur heart too deep to someone.

kaka suka ama kata2 ini javas....hehe

Mingky Chandra mengatakan...

jujur gue ga ngerti :D
Tapi bagus postingan kali ini :)

Yoga Shena mengatakan...

bener, kalo berani berhubungan, harus konsekuensinya jujur biar bisa saling percaya. tp kalo sekali aja ketauan boong, susah lg buat dipercaya

Edotz Herjunot mengatakan...

kalo bohongnya gak keterlaluan dan baru sekali aja gpp vas ...

namanya juga manusia kan ..
mungkin aja elo juga pernah boongin dia walopun hal kecil ...

nikmati ketidaksempurnaan dia vas :)

Rinem mengatakan...

katanya pask ustad, sebaik-baik kebohongan adalah yang bisa menjaga suatu hubungan hehe

Javas K. Niscala mengatakan...

@ suci nabbila:

I try :)

Javas K. Niscala mengatakan...

@YouRha


makasih....

Javas K. Niscala mengatakan...

@Mingky Chandra :

kurang jelas ya...

Javas K. Niscala mengatakan...

@Yoga Shena :

iya, seperti saat ini nih...

Javas K. Niscala mengatakan...

@Edotz Herjunot:

tapiii..... ini dah serius banget lho...

Javas K. Niscala mengatakan...

@ Rinem :

ustadz siapa tuh?

Javas K. Niscala mengatakan...

@ Rinem :

ustadz siapa tuh?

Nauval Bahari mengatakan...

ternyata kita punya persamaan vas.
aku juga gak bisa main2 dalam menjalin hubungan.
Tapi ya selalu begitu.
Tuhan ingin kita bertemu dengan orang yang salah sebelum kita bertemu dengan tulang rusuk kita. hihi

idean mengatakan...

bohong untuk mencegah pertengkaran itu kalo ga salah ga apa-apa.. tapi semog amasalahnya dapat terselesaikan dengan kejuujuran dan hati yang dewasa ^^

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar dan kunjungannya. Happy blogwalking!