Sabtu, 05 Januari 2013

Hatimu: Cinta yang Selalu Meragu



Aku tak berharap akan berpisah denganmu dengan cara seperti ini. Tapi tekadku begitu tegas dan bahkan aku sendiri tak bisa menyangsikannya.
Bukan, bukannya aku ingin melupakanmu. Bagaimana mungkin, kau adalah yang terbaik dalam hidupku. Kau yang menyunggingkan senyum di wajahku, kau juga yang menghapus air mata dari kedua pipiku.
Tapi aku tak bisa lebih lama lagi bersamamu—karena aku mencintaimu. Aku mengharapkanmu sejak lama, menunggu dengan sabar, tetapi kau seperti bintang di malam kelabu.
Kau tak pernah datang untukku....

****** 


Novel Hatimu ini mengajak pembacanya menyelami kisah cinta dan persahabatan yang cukup rumit. Kisah tentang hati yang selalu meragu akan perasaan yang selama ini bernaung dalam diri masing-masing tokoh.

Bercerita tentang Agia dan Rain, mereka tumbuh-besar bersama sejak kecil. Dari seringnya mereka bersama, ditambah dengan sebuah kejadian yang mengharuskan Rain tinggal bersama Agia, membuat kedekatan tersebut menumbuhkan benih-benih cinta di hati Agia. Meski punya rasa, dia memilih untuk tidak menyatakan perasaan dan memilih untuk memendam perasaan saja dalam bentuk persahabatan. 

Nah, konflik mulai terjadi ketika Rain menjalin cinta dengan Bari, atasan Rain dan Agia. Melihat bagaimana Rain mencintai Bari membuat Agia semakin ingin mendaptkan Rain, tidak lagi menginginkan sebagai sahabat, tapi lebih dari itu. Tiga orang dengan perasaan masing-masing dan dalam kebimbangan masing-masing ini tentunya yang membuat ending dari cerita ini semakin menarik. Apakah persahabatan yang sudah berjalan bertahun-tahun akan berakhir dengan cinta, atau malah meneruskan hubungan dengan lelaki yang dipacarinya terakhir ini? baca novelnya biar tahu hasilnya seperti apa. :)

Demikian dari segi cerita. Sedangkan dalam segi penokohan, dalam novel Hatimu ini Salsa Oktifa menggunakan penceritaan dengan  tiga sudut pandang, ini membuat pembaca menjadi tahu jalan pikiran masing-masing tokoh. Sayangnya dari tiga sudut pandang ini tidak dibedakan gaya bahasanya, jadinya yang baca malah bingung. Belum lagi dengan kebiasaan Gagasmedia dengan masalah typonya, bikin pengen jitak proofreader dan editornya aja nih...


35 komentar:

ilo prasetyo mengatakan...

Yang galau merapat ayo :3
recommended novel kayaknya, patut buat dibaca

*brb ke gramedia*

Rita A mengatakan...

ditempatku gak ada toko buku... :|
yg ada cuma toko pakaian berjejeran dimana-mana...
pdhl suka baca novel...
menarik nih kayanya..dari judulnya aja udah kelihatan...
aaa..pengennnn novelnyaaaa..

diniehz mengatakan...

widih, udah dicetak kok masih bisa typo ya x_x

*ikut jitakin proofreader dan editornya.

Javas K. Niscala mengatakan...

aku memang type cowok yg mudah galau, jd bacanya juga galau2 gini deh! :)

Javas K. Niscala mengatakan...

beli online aja, paling biaya paketnya 10 ribu. :)

Javas K. Niscala mengatakan...

Udah cirikhas dari penerbitnya tuh! tiap terbit juga githu terus. pdhl udah banyak dikritik lho.,...

rinem mengatakan...

wah buku novel dengan 3 sudut pandang, hmmm keren. tapi sayang kata elu ini buku gak beda penggunaan bahasanya di setiap tokoh. Jadi konflik terberatnya ya cinta segi tiga itu ya

Alvino Pandu Maulana mengatakan...

wkwkw novel masa ada typonya , belajar ngetik dulu gih sana wkwk *gaya*

pelangi anggita mengatakan...

udah bisa ditebak kok kamu melankolis javas .. ehheheh

Ilham Mirwansyah mengatakan...

Yeaaaahh review buku !! Recomended nih, bagus dibaca kalo lagi kepengen galau :)

Dhy Diah Kurniasari mengatakan...

aduh, novel melow ya?gagasmedia ko gitu sih ya rata2 banyak typo..pa perlu nih gw ngelamar jadi editornya?? #malah nambah ancurr

Benagustian mengatakan...

saya kurang suka novel yang banyak sudut panadag, bikin bingung hahah

Araiitum mengatakan...

Iya nih gramedia di kotaku juga nggak ada. mesti ke semarang atau jogja dulu hiks *nangis darah*

Edotz Herjunot mengatakan...

gue gak tertarik sama novel begituan

Ginty Intan Mawarti mengatakan...

keren2..
aku juga seneng baca novel yg melow2 gemana gitu.. :D

Dwi Kresnoadii mengatakan...

Wah buku galau-galau nih. Kayaknya emang elu bagnet gas. Gue jarang baca buku ginian sih, paling kalo baca pun cuma buat dipelajarin cara si penulisnya buat.

Dwi Kresnoadii mengatakan...

Wah novel galau-galau cocok kayaknya vas buat lu. Gue sih agak jarang baca buku ginian, paling cuma dibaca kalo buat dipelajarin cara nulis si penulisnya aja.

Bocah Saico mengatakan...

keliatan banget lo pecinta novelnya vas
sampe tau gagas media tukang typo :))

heni nuraeni mengatakan...

iya bener tuh vas, beberapa kali gua beli novel dari gagasmedia pasti ada yg typo .
entah bagaimana itu bisa terjadi *etdah*

Nur Aini NS mengatakan...

Typo gak terjadi di semua buku kok. Tergantung yang nulis aja sih. Kalau dianya udah pengalaman kan oke oke aja.
Aku pribadi suka novelnya Orizuka dari Gagas. Dia keren kok. Coba aja.

rozisuicide mengatakan...

gue jarang beli novel, lebih sering download haha
#akucintagratisan

Javas K. Niscala mengatakan...

iya sih, tapi dgn 3 tokoh dan penokohannya dgn ketiga-tiganya kan kita jadi tahu jalan pikiran masing-masing. :)

Javas K. Niscala mengatakan...

kalo penerbit ini emang udah biasa githu kok. banyak banget!

Javas K. Niscala mengatakan...

gak kpengen galau baca buku ini jg gpp kok. biasa ja. :) tp abis bavanya aja tambah galau. :)

Javas K. Niscala mengatakan...

iya, coba aja. kali aja dgn datangmya kamu jadi gak banyak typo :)

Javas K. Niscala mengatakan...

tapi lbh luas lho, jd bisa liat sudut pandang bermacam-macam tokoh. :)

Javas K. Niscala mengatakan...

beda selera ya....
gak masalah, kan?

Javas K. Niscala mengatakan...

Iya, jadi berfikir setiap selesai bacanya. :)

Javas K. Niscala mengatakan...

suka belajar cara nulisnya ya...
anak sastra, bukan?

Javas K. Niscala mengatakan...

iya, suka banget dgn gagas. suka gaya popnya. :)

Javas K. Niscala mengatakan...

sbenarnya yg harus disalahkan adalah proofreadernya. soalnya dia ygb meriksa sblm divcetak. kalo ada kesalahan, dia yg meriksa. :)

Javas K. Niscala mengatakan...

iya juga sih... tapi sekarang jd kebiasaan lho...

Javas K. Niscala mengatakan...

dulu juga giythu, tp lbh suka aroma buku barunya. lbh berasa nyaman dan bikin ketagihan. :)

Javas K. Niscala mengatakan...

mending beli online aja, lbh gampang. :)

Erny Binsa mengatakan...

kalo baca reviewnya kok ceritanya udah sering banget gue baca, malah di FTV juga udah ada contohnya.

Covernya sih keren, tapi judulnya gak minat. :D

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar dan kunjungannya. Happy blogwalking!