Jumat, 04 Januari 2013

Cowok kok Shopaholic!



Hi, sobat blogger. Gimana kabarmu hari ini? sehat, kan? iya, kan? :D

Oke, hari ini Javas ingin berbicara sedikit tentang suatu kebiasaan yang menurut Javas terbilang aneh. Iya, aneh! Gimana tidak aneh, ada teman cowokku yang ternyata suka belanja. Iya, dia cowok, dan dia suka belanja. Aneh, kan?

Baiklah, kalo dia seorang cewek, mungkin Javas bisa memaklumi, karena itu sudah bagian dari cewek, tapi kalo cowok, suka belanja? OMG, Javas meragukan ke-cowok-an dia nih...

Eits, jangan-jangan karena dia tipe cowok yang suka kumpul dan berada di sekeliling para cewek, jadinya sifat-sifat yang sebenarnya ada dalam cewek itu menular pada teman cowokku itu. Hal inilah yang membuatku sedikit risih ketika melihat cowok lebih sering menghabiskan waktu luang mereka bersama bergerombol dengan para cewek, sifat cowok yang seharusnya dia miliki malah hilang, tergantikan dengan kebiasaan-kebiasaan para cewek. ck ck ck


Well, ngomong-ngomong tentang gila belanja, kegilaan seperti ini sering disebut dengan ShopaholicApa shopaholic itu? Shopaholic berasal dari kata shop yang artinya belanja dan aholic yang artinya suatu ketergantungan yang disadari ataupun tidak. 

Menurut pengertian yang lebih panjang lagi, yaitu menurut Oxford Expans, shopaholic adalah seseorang yang tidak mampu menahan keinginannya untuk berbelanja sehingga menghabiskan begitu banyak waktu dan uang untuk berbelanja meskipun barang-barang yang dibelinya tidak selalu ia butuhkan.


Lantas bagaimana gejala-gejala seseorang yang mengalami shopaholic? Perlu diketahui bahwa tidak semua orang yang suka berbelanja atau pergi ke mall dapat dikatakan shopaholic. Menurut Klinik Servo (2007), seseorang dapat dikatakan mengalami shopaholic jika menunjukkan gejala-gejala sebagai berikut:
  • Suka menghabiskan uang untuk membeli barang yang tidak dimiliki meskipun barang tersebut tidak selalu berguna bagi dirinya.
  • Merasa puas pada saat dirinya dapat membeli apa saja yang diinginkannya, namun setelah selesai berbelanja maka dirinya merasa bersalah dan tertekan dengan apa yang telah dilakukannya.
  • Pada saat merasa stres, maka akan selalu berbelanja untuk meredakan stresnya tersebut.
  • Memiliki banyak barang-barang seperti baju, sepatu atau barang-barang elektronik, dll yang tidak terhitung jumlahnya, namun tidak pernah digunakan.
  • Selalu tidak mampu mengontrol diri ketika berbelanja.
  • Merasa terganggu dengan kebiasaan belanja yang dilakukannya.
  • Tetap tidak mampu menahan diri untuk berbelanja meskipun dirinya sedang bingung memikirkan hutang-hutangnya.
  • Sering berbohong pada orang lain tentang uang yang telah dihabiskannya.

Shopaholic biasanya digolongkan sebagai "penyimpangan obsesif-kompulsif" yang dapat disembuhkan dengan bantuan psikolog. Dengan kesabaran, ketekunan serta bantuan dari pihak professional, seorang shopaholic dapat kembali mengendalikan hidupnya.

Gangguan obsesif kompulsif adalah suatu gangguan psikologis yang ditandai dengan adanya pikiran-pikiran obsesif (pikiran-pikiran yang selalu berulang-ulang menghantui seseorang untuk melakukan suatu perilaku tertentu) dan adanya perilaku kompulsif (perilaku yang selalu dilakukan berulang-ulang, tetapi jika tidak dilakukan maka seseorang akan merasa tersiksa). Penderita obsesif kompulsif sebenarnya merasakan bahwa apa yang dilakukannya tidak rasional namun dirinya tidak mampu mengontrol kebiasaan yang dilakukannya tersebut. 

Hmmm.... apakah temanku itu termasuk dalam orang yang ada dalam pengertian yang dimaksud para psikolog ini gak ya.... Melihat pengakuannya yang katanya memang gila belanja itu, sepertinya sih memang iya. Tau dah, Javas jadi bingung kalo melihat yang seperti ini. Biarlah dia tetap dengan kegilaan belanjanya, dan Javas akan tetap dengan keyakinan, bahwa tak seharusnya cowok punya sifat gila belanja seperti itu.

Oke, terima kasih atas kunjungannya ya.... Happy Blogging!

12 komentar:

Ami Potabuga mengatakan...

biasanya klo org yg sophaholic cm muasin nafsu blanjanya aja,..stlah blnja entah i2 brang d pake atw tdk...kbnyakan sih cm dsmpan doang,,gak dpke...

Sabila Adhaida Bahar mengatakan...

mungkin karena kebiasaan juga, dari kecil sering jajan ini itu, keterusan deh sampe gede

Abon mengatakan...

shopaholic belanja untuk menghilangkan stres, abis belanja liat dompet jadi stres lagi,karena stres trus belanja lagi, trus stres lagi, trus belanja lagi, trus stres lagi.. trus mati. :p

Suci Nabbila mengatakan...

iya, setuju sama Ami, harus dilihat lagi temennya itu membeli barang hanya untuk sekedar 'senang', atau barangnya digunakan. Bokap gue juga hobi-belanja, tapi bukannya dia itu keperempuanan, justru karena lagi banyak duit, bokap gue pingin 'loyal' membelikan barang-barang buat keluarganya (tanpa mikir itu butuh apa nggak) untuk sekedar bikin keluarganya happy (-___-)

Rayen Hendra mengatakan...

Sepertinya shopaholic menghantui setiap orang gak cwek gak cowok sama saja, apalagi soal fasion yang harus up2date.

Kalau cowok lebih sering ke Kaos, Jaket, Sepatu, dan Celana paling di buru tuh terutama untuk merk terkenal (@,@)

Kalau saya tak begitu suka belanja karena belum kerja hehe .. :D

Lutfiah Umi mengatakan...

cowok shopaholic biasanya kalo pake baju yang up to date dan branded, pdhl sebagai cewek, aku nih khususnya suka cowok gembel yang bajunya itu-itu mulu yg penting bersih. hihihihi

pelangi anggita mengatakan...

aduh bukan type gue banget ini mah -_-
kalo belanjanya rumah, saham, atau berlian atau mobil sih gapapa :D

gue gak suka cowok shopaholic vas ..
boros ..
gak bisa ngatur uang deh pasti -__-

Javas K. Niscala mengatakan...

iya, tapi kalo cowok mah aku gak tau. hanya temen cowokku ini kayaknya tipe itu. risih juga liat tipe cowok githu. :)

Javas K. Niscala mengatakan...

mungkin juga. lingkungan juga bisa membentuk kebiasaan ini lho....
tapi yg paling sering adalah karena stress. ini kan gangguan kejiwaan. :)

Dewangga Rahastyo mengatakan...

gue mah upilaholic kayaknya :D

sampai ke psikolog segala ya? --"
buang2 uang juga itu mah :D

Edotz Herjunot mengatakan...

wah parah tu cowok

bemby agustian mengatakan...

asal duitnya gak minta kiri kanan, ga masalah klo cowok suka belanja.. ya asal jangan belanja perlengkapan cewek aj..hehehe

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar dan kunjungannya. Happy blogwalking!