Jumat, 31 Mei 2013

Delhi Safari Review


Animasi berikut adalah film animasi yang sebenarnya Javas tidak terlalu suka, terutama endingnya. Tapi melihat beberapa review dari beberapa blog yang Javas baca, ternyata film animasi ini banyak menerima banyak pujian.

Delhi Safari, javas memilih film animasi ini karena penasaran dengan film Hollywood dengan standar Bollywood. Film ini sedikit berbeda dengan film-film animasi yang beredar saat ini, karena film ini memilih lebih mementingkan misi yang bisa didapat bagi yang menontonnya dibanding segi komersialnya.


Film animasi yang mengambil setting di New Delhi-India ini bercerita tentang perjuangan sekawan binatang hutan yang terancam oleh pengembang. Merasa terancam, binatang ini sepakat menghadap Perdana Mentri India. Dan untuk bisa menyampaikan bahasa binatang bisa sampai ke Perdana Mentri, maka disuruhlah burung Beo yang bisa bercakap-cakap dengan manusia. Dan proses perjuangan untuk bisa sampai di depan Perdana Menteri inilah yang bikin seru ceritanya.

Karena film yang bersetting di India, tentunya untuk meyakinkan cerita pengisi suaranya pun dipilih departemen pengisi suara dari aktor-aktris India, Akshaye Khanna, Govinda, Suniel Shetty, Boman Irani, dan  Urmila Matondkar. Dan untuk menambah ciri khas Bollywoodnya, dalam film ini juga berisi lagu-lagu khas India beserta tarian-tariannya. 

Film ini cocok ditonton seluruh anggota keluarga. Ada banyak makna yang bisa diambil, khususnya penonton anka-anak. Javas sepertinya juga masih cocok nonton film ini, apalagi film ini juga beredar dengan gaya 3D lho, makin keren aja, kan? :)

14 komentar:

ahmad fauzi mengatakan...

gila, lo nnton brap film sih satu minggu, vas??
brrti yg ngmng ke perdana mentrinhya itu burung beo, tapi bner ga pa yg disampein burung beonya??
brrti tuh hewan pda tari''nya gtu yak?

Muhammad Fauzi Ramadhan mengatakan...

Wan tambah bahan... Masa cari filemnya lagi nih...

erickparamata mengatakan...

Yaelahh ni film absurd bangett,, sekumpulan binatang yang mau demo ke perdana mentri, kek mahasiswa dong. Ahahaha :D

Meykke Santoso mengatakan...

kerjaanmu liat film mulu yak Vas..ehehehe..keren ih iklannya dari Google. caranya gimana Vas? *salahfokus

Syifa Azmy Khoirunnisa mengatakan...

mau nonton deeeh :O

Javas K. Niscala mengatakan...

iya, yang bisa ngomong bahasa manusia kan burung Beo. Dia kan suka nirukan bahasa manusia, kan? makanya dia yang disuruh ngomong ke Perdana Mentri.
Karena film ini Hollywood versi Bollywood, tari-tarian pasti ada dalam film ini. yang saat sama burung bangau malah bagus banget tari-tariiannya. hehehe

Javas K. Niscala mengatakan...

Harus dong!

Javas K. Niscala mengatakan...

Mereka demo karena habitat mereka terancam. kalo habittat mereka terancam, para binatang kan juga akan terancam punah. film ini kan ada pesan yang ingin disampaikan, agar habitat para hewan tetap jangan diganggu. manusia dan hewan bisa hidup berdampingan tanpa harus saling membunuh.
pesannya sampe kok!

Javas K. Niscala mengatakan...

iya, hobby nih...

bentar lagi mo aku hapus kk iklannya. soalnya mau ganti domain ;agi. gak aku teruskan yg ini :)

Javas K. Niscala mengatakan...

monggo.....

Kukuh Kurniawan mengatakan...

vas, kamu setiap hari dapat film dari mana sih? kok ada terus?
mayan referensi buat tontonan heheheh

Lina Setya mengatakan...

review film animasinya keren. Tahu aja saya suka animasi. *salah fokus

Thanks ya sharenya :))

amimomio mengatakan...

wah,,,bru tau nih ad animasi bollywood :)

Restu Ade Kurniawan mengatakan...

pengen nontonnnnn :)

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar dan kunjungannya. Happy blogwalking!