Sabtu, 02 Februari 2013

Cowok Rasa Apel


 Yeiy, hari Sabtu!! Ini artinya hari ini Javas akan menulis tentang riview buku. Kira-kira, buku apa lagi yang Javas review hari ini ya.... Penasaran, kan? pastinya!

Well, selama ini Javas sering banget mereview novel terbitan gagas media. Nah, khusus hari in, sepertinya Javas punya buku lain darpada yang lain karena novel ini adalah novel terbitan indie. Meskipun indie, kualitasnya gak kalah bagus kok. Ceritanya juga seru.

Oiya, sedikit cerita aja ya... novel ini Javas dapatkan secara gratis lho... tiba-tiba aja hari Kamis kemarin Javas dapat kiriman paket dari JNE atas namaku. Gak ada nama pengirimnya, jadi gak tahu siapakah malaikat baik hati yang telah mengirimkan novel ini. Tapi Javas berterima kasih sekali, karena novel ini memang istimewa banget. Javas belum pernah baca cerita yang seperti ini sebelumnya. Penasaran, kan?


Oke, novel ini bercerita tentang cowok bernama Dimas. Dalam banyak hal dia gak jauh beda dengan remaja cowok lainnya, punya rasa penasaran yang tinggi bahkan terkadang berani mencoba-coba. Pikirannya juga terkadang berisi hal-hal mesum seperti cowok-cowok lain yang hormonnya sedang tinggi-tingginya. Dalam pencarian jati diril itulah akhirnya dia menemukan sebuah fakta yang membuatnya terkadang merasa berdosa. Tapi berkat kemajuan informasi, akhirnya dia ampu menerima atas sebuah fakta tentang jati dirinya.  Dari sekian banyak kesamaan yang ada dalam remaja cowok seusianya, satu hal yang membuatnya berbeda dibanding dengan lainnya. Apakah itu?

Pasti penasaran banget dengan teka-teki itu, kan? Yup, Javas gak perlu menyembunyikan lebih jauh lagi. Novel ini bercerita tentang kisah cinta seorang remaja cowok yang masih duduk di bangku SMA, dan dia ternyata seorang maho. Oops!

Oke, yang tidak ingin melanjutkan baca reviewku setelah tahu fakta itu, boleh langsung masuk meninggalkan pesan saja. Tapi yang masih penasaran, yuk kita lanjutkan!

Dalam novel ini tokoh utama, Dimas, diceritakan mengalami bully oleh sahabat-sahabat setelah tahu bahwa dia ternyata mencintai seorang cowok. Tak tanggung-tanggung, dia jatuh cintanya pada murid paling ngetop  di sekolahnya. Pintar, jago main musik,  dan tentu saja cakep. Cowok naas yang dicintai oleh Dimas itu bernama Erik. Dan perasaan cinta yang begitu kentara yang diperlihatkan oleh Dimas membuat Erik harus menghindari Dimas.

Mungkin karena sinyal yang dikirim Dimas begitu kuat, sehingga dia bisa merasakan perasaan Dimas ke dia. terlebih, siapa sih yang mau diolok, diejek, dipandang hina oleh orang lain? apalagi jika hubungan itu dinilai 'neh'. Nah, untuk mengurangi olok-olok dari para temannya itulah Erik akhirnya berusaha menghindari Dimas. 

Dari segi cerita, novel ini cukup seru. Apalagi ketika saudara kembar Dimas, Denis, hadir. Pertengkaran-pertengkaran Dua saudara kembar ini berhasil membuat Javas tertawa dan terhibbur sekali dibuatnya. Bahkan di salah satu halamannya, ketika Denis mengetahui bahwa Dimas adalag gay, ada percakapan yang berhasil membuat Javas merinding.
"Mas, sumpah..! Gue nggak malu punya sodara seperti lu! Siapapun yang lu sukai itu hak lu, lu tetap sodara gue! Gue bisa ngerti kemarahan lu soal kelancangan gue, dan gue terima. Tapi gue nggak ngerti kenapa seolah-olah lu nggak butuh sodara yang bisa menerima keadaan lu...!
aku tercekat membisu. Tanganku gemetar memegangi HP-ku. Tiba-tiba, yang bisa kurasakan adalah tamparan Denis bukan untuk menyakitiku, tapi dia sedang berusaha membuka mataku...
Bahwa....
Selama ini aku telah bersembunyi di balik keangkuhanku, menutup semua keangkuhanku! SEkarang itu terkuak, dan aku tak bisa menyangkal lagi bahwa dalam lubuk hati yang terdalam sebenarnya aku butuh seseorang yang mau menerimaku.....

Dari segi cerita, Javas memberikan dua jempol untuk kisahnya. Tapi untuk penulisan, sepertinya Javas sedikit terganggu dengan banyaknya titi-titik yang bertebaran dimana-mana. Javas bisa memakluminnya, sebab novel ini adalah novel indie, kemudian tidak ada editor dan proofreadernya, jadi jika ada kesalahan dalam peletakan titik-komanya, itu menjadi hal yang wajar. Selain itu, kovernya Javas juga suka. Tapi lebih suka lagi jika cover belakangnya dijadikan cover depan. Karena itu akan lebih nendang rasanya.

Membaca novel ini bener-bener sebuah hal baru. Gaya bahasanya ringan tapi penuh dengan pesan yang dalam. Tokoh-tokohnya unik dan punya karakter masing-masing yang juga punya daya tarik sendiri-sendiri. It's a gay-themed teenlit, tapi ceritanya sendiri benar-benar membuat pikiran jadi terbuka tentang gay life. One of my favorite story ever! 

Oke, demikian review buku hari ini. Kalo penasaran, berikut Javas copaskan sinopsisnya dari toko buku yang menjual buku indie ini:

Cowok Rasa Apel
By noel solitude
0 Colour Pages & 220 B/W Pages
Harga: Rp 59.000


Cowok Rasa Apel adalah sebuah cerita remaja yang dituturkan oleh seorang remaja SMA bernama Dimas. Usia remaja, gejolak pubertas, dan jiwa pengkhayal yang mungkin bisa dibilang naif, dengan semua itu dia tengah bergulat untuk memecahkan pertanyaan-pertanyaan klise yang rupanya tidak bisa basi untuk digumuli: CINTA. Menyukai seorang idola sekolah yang telah ia sukai sejak pandangan pertama, klise bukan? Tapi bagaimana lagi, nyatanya memang dari dulu sampai sekarang banyak orang mengalami proses cinta yang sama: pandangan pertama, kemudian tergila-gila. Bahkan ada yang gila beneran!

Nah, apakah Dimas ini juga 'gila' dengan cintanya? Gila atau tidak, yang pasti itu bukan hal yang mudah baginya, karena orang yang dia cintai... juga seorang cowok! Apa yang akan dia dapatkan dengan semua itu?

Merupakan cerita teenlit yang telah cukup banyak menghabiskan waktu di forum-forum dan juga blog, dan mendapatkan banyak apresiasi positif sebagai sebuah cerita gay-themed…


39 komentar:

Deya Naru mengatakan...

itu gak ada pengirimnya jangan jangan secret fans kamu kali. hehehe
kayaknya seru tuh. nanya ah ke temen. nanti kalo temen punya tinggal minjem. #gakmodal
lumayan buat mengisi weekend dengan membaca buku.

Amira Rachmatillah mengatakan...

bukunya setara buku film tenar ...

Ginty Intan Mawarti mengatakan...

wkwkwkwk
baru pertama kali ngebaca review cerita yang kayak gini..
penulisnya tu punya tingkat menghayal yang tinggi banget..

Iva Mairisti mengatakan...

nahlo, mahoo??? Gw langsung skip aja, hhe jangan2 elu maho kali vas, makanya org itu sngaja kirim ke elu hahaha kidding :p

Rayen Hendra mengatakan...

Hah ... si misterius pengirim buku tersebut, jangan-jangan ingin mengungkapkan seperti yang ada di dalam buku XD . Tapi saya tak ingin berprasangka buruk lah ... (>.<")

Ceritanya Review Javas menarik. Jadi penasaran ingin membecanya :D. Mudah-mudahan Dimas cepat sadar bahwa di seorang cowok :O

Fauzi mengatakan...

Wah, ceritanya tentang cowok maho, ya? *Mendadak nggak tertarik*

Moti Peacemaker mengatakan...

keren..gua paling seneng baca buku...
javas sby mana?

RaraDanessa Diolaloo mengatakan...

baru kali ini ada novel tentang cowok maho.. kayaknya bagus deh, temanya unik hehe

heni nuraeni mengatakan...

mungkin itu fans lu vas, enak banget ya ada yg ngirim buku .
gua malah kehilangan buku huhu ~,~

btw gua baca reviewnya, kayanya seru juga baca buku itu .

Ditsakus Paleojavanicus mengatakan...

cowok rasa apel? wew :O
sepertinya menarik buat dibaca tuh vas :)

ahmad muazim abidin mengatakan...

wkwkwkw... bisa jadi tuh mba'

ahmad muazim abidin mengatakan...

eyaa.......... gua jadi kepengen ada yang baik hatinya ngirim cancut marut ke gua *salah fokus

Javas K. Niscala mengatakan...

emang sengaja kali ya....
tapi Javas udah menduga, siapa pengirimnya.
Sebut nama gak ya...

Javas K. Niscala mengatakan...

tenar yg seperti apa?

Javas K. Niscala mengatakan...

bangeeeet!
aku juga pertama baca novel seperti ini. seru ceritanya :)

annisaelvas mengatakan...

keknya sih seru yah, hmmm

Javas K. Niscala mengatakan...

tenang aja, Javas masih suka cewek kok. gak perlu takutlah kalo baca ginian trus jadi maho. ceritanya masih aman, kok. gak ada adegan vulgar.
ceritanya tentang menerima keadaan gay itu aja, ttg dunia remaja juga. maknaya Javas bilang novel ini seru banget!

Javas K. Niscala mengatakan...

gak masuk akal kalo mengungkapkan isi hati aja pake buku segala.

Dimas udah sadar kok, dan dia udah menerima takdirnya itu. hehehe

munir rinem mengatakan...

wah ada yg kirim secara tiba2 ya ke rumah elu, wah kayaknya si pembuat buku biar dibuatkan reviwennya di blog kamu vas

Javas K. Niscala mengatakan...

@abidin:

jangan-jangan malah elu yg maho. udah biasa kan, maho teriak maho. kwkwkkwkw

Javas K. Niscala mengatakan...

*siul-siul*

Javas K. Niscala mengatakan...

silahkan baca bukunya kalo penasaran. dijamin ngakak abis, ceritanya lucu banget. ada terharunya juga. pokonya dijamin gak nyesel baca novel ini. selain itu, kita jadi tahu kehidupan lain dunia mereka. percaya deh!

aku Siwalankerto

Javas K. Niscala mengatakan...

di gramedia banyak kok, cuma temanya yg remaja, apalagi masih SMA kayaknya baru ni aja. biasanya kelasnya udah dewasa semua.
karen aunik itulah akhirnya aku baca. :)

Javas K. Niscala mengatakan...

kalo fans sih mungkin tidak, mana mungkin dia ngefans aku, aku aja ahnaya cowo biasa-biasa aja.

banyak sih yg udah ngasih aku buku, seru aja.
novel ini juga seru! :)

Javas K. Niscala mengatakan...

bangeeet! kapan-kapan baca deh! bener2 menarik novel ini. :)

Javas K. Niscala mengatakan...

ngarepnya ke cowok pastinya.... kwkkwkw

Javas K. Niscala mengatakan...

bangeeeet!

Javas K. Niscala mengatakan...

m ungkin juga. tapi kayaknaya aku udah tahu siapa pengirimnya kok. dan aku berterima kasih sekali udah dikasih novel ini.
dan sebagai ucapan terima kasih, aku buatin reviewnya deh!

Aris Rahmawan mengatakan...

Wah.... ada fans gelap ini.... ceritanya seru juga ingin baca juga. :D
http://berandadunia.blogdetik.com/

ian cool mengatakan...

baca gk yaaa....:P

ian cool mengatakan...

baca gk yaaa....:P

Javas K. Niscala mengatakan...

bukan fans gelap, aku kok yg sebenarnya penggemarnya. keren sih ceritanya. :)

Javas K. Niscala mengatakan...

baca deh! keren bukunya. ceritanya dijamin banyak pengetahun baru yg gak kita ketahui. makin pintar deh!

Rizky Ashyanita mengatakan...

penerbitnya mana ya?

Anonim mengatakan...

hahah, ini mah novel yang saya punya bos, yang salah ngasih kado kan kan? mau ngasih kado CD Foster ehh malah ngasih apel hadeuuuh,,,!!!
Malah denger2 sih mau ada sequelnya, Cowok Rasa Apel 2, mesti ditunggu tuhh...!!!!

Anonim mengatakan...

Novel ini memang bagus. Saya sudah baca juga seri ke dua. Kalau mau langsung lihat bloknya mas Noel :).

Ada satu novel lagi yang membuat saya speechless membacanya. Dengan Tema yang sama. Yaitu "Hujan di Bawah Bantal" karya mas ELHadiansya penerbit gramedia. Menceritakan seorang sisi pria yang menutupi dia gay dan mempunyai dilema yang berat. Harus menikah disaat orang tua dan agama yang mengkehendaki. Tapi dia sudah mencintai orang lain, orang yang jauh berada disana. Yang mempunyai jenis kelamin yang sama. Bagaimana endingnya?? Ayo di cari hahaha :D.

Anyway, CRA2 sangat keren dari pertama. Bagaimana dia mendapatkan konflik bertubi-tubi dari sekolah, teman, fandy (siswa baru yang dia sukai) bahkan erik (orang yang sudah membuatnya malu.) :)

Ini blog penulisnya ceritasolitude.wordpress.com/cowok-rasa-apel-2-kembali-ke-sekolah/kantong-11-13/

je mengatakan...

gw suka nih cerita. tapi harus open minded dulu kalo mau lihat sisi kerennya.

littlebolu mengatakan...

Ka beli bukunya dimana? Mau beli banget:(

$5000 monthly mengatakan...

not bad

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar dan kunjungannya. Happy blogwalking!