Sabtu, 18 Agustus 2012

Semua Pasti Berlalu



Dia datang lagi padaku. Ini adalah kedatangannya yang entah untuk keberapa kalinya. Masih sama seperti kedatangannya yang sebelum-sebelumnya, dia mengeluhkan tentang hubungannya. Sungguh, sebenarnya aku bosan dengan kisahnya. Aku bosan dengan ceritanya. 

Roda terus berputar, tangis tawa datang dan menghilang. Jika dia sadar, dia tak akan selalu dan selalu mengeluhkan hubungannya itu padaku. Dulu aku juga sepertinya, mengeluhkan semuanya, tentang segala cerita yang tak sesuai dengan yang aku rencanakan. Tapi akhirnya aku sadar, semua pasti tlah digariskan. Hanya bisa menjalani dengan senyuman, meski itu tak pernah sejalan dengan jalan pikiran dan angan-angan.


Langit tak selamanya kelabu, jangan larut dalam haru biru. Sungguh, bila datang waktunya, semua itu kan berlalu. Dan matahari kan bersinar lagi, sinari hati yang tlah lama membeku.

Dia pikir hanya dialah yang merasakan itu, aku juga. Tahu kah kau, aku juga tengah terluka. Iya, aku juga mengalamai hal serupa sepertinya. Aku terluka, aku terluka karena cinta. Tapi tak ingin seperti  dia, tak ingin bercerita karena aku tak mau semua orang tahu kisah lukaku yang ada dalam dada. Cukup aku yang tahu, bahwa aku pernah terluka karena cinta.





*



9 komentar:

Edotz Herjunot mengatakan...

wiiih anak sastra yaah ..
pantes , bahasanya kereeen :)
baguss sob ...

Javas Kenzie Niscala mengatakan...

@Edotz

bukan anak sastra sih....
cuka tergila-gila dengan sastra aja. sering nglamun pas guru nerangin, hasilnya ya postingan-postingan blog ini. ini adalah hasil nglamun kalo guru nerangin IPA. kwkwkwk

Ditsakus Paleojavanicus mengatakan...

bahasanya membuat ah udahlah *ngupil lagi*

Javas Kenzie Niscala mengatakan...

@Ditsakus:

wedew, ngupilnya itu lho yg gak bikin kuat. hihihi

Yoga Shena mengatakan...

keren2 bahasanya sob :) ajarin gue dong >.<

Galih Gubas mengatakan...

aah bahasanya kok bikin merinding ..

Javas Kenzie Niscala mengatakan...

@Yoga:


belajar bersama-sama aja, gimana? aku kan juga masih belajar nih...
*ngeles*

Javas Kenzie Niscala mengatakan...

@Galing:

Kok bisa? gimana tuh caranya bikin merindingnya? :D

Awi Metalisa mengatakan...

gaya bahasanya bagus eee :D cocok deh kalo jadi anak sastra =))

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar dan kunjungannya. Happy blogwalking!