Sabtu, 11 Agustus 2012

Harus Terpisah



Terdengar deru ombak di sekelilingku, aku mendengarnya, aku menikmatinya, tapi aku hanya terdiam di tepiannya. Aku menyukai pantai ini, ini adalah tempatku tuk menenangkan diri. Sendiri dalam diam, merenung dalam kesunyian yang hanya terdengar deru ombak lautan.

Bayang-bayang kenangan masa lalu kini menjelma di benakku. Kenangan masa lalu saat aku menyatu dengan dirimu kini terlihat jelas dalam hadapanku, meski itu hanya semu. Aku merenung, memikirkan jalan apa lagi yang harus aku lakukan untuk menyelamatkan hatiku. Aku harus pergi menjauh demi hatiku. Aku kan berhenti mencoba tuk terus bertahan bersamanya. Sekali lagi, ini demi hatiku.

Ku tlah mencoba tuk berlari, berharap dia kan mengejarku dan menahanku, tapi dia hanya terdiam membisu, membiarkan aku pergi meninggalkannya. Ku bersedih, ku menangis, dia tersenyum dengan semua penderitaanku. Mimpiku, mimpi yang tlah ku bangun tuk bersamanya dialah yang menghentikan dan menghancurkannya. Mimpiku hancur karenanya.



Aku selalu membayangkan, dia akan kehilanganku. Tapi nyatanya akulah yang harus merasakan kehilangan itu. Aku mempertanyakan cintanya, tak adakah cinta untukku?  Aku sadar, kita tak mungkin bersatu. Aku harus mulai melupakan, saling melupakan dan kita memang harus berpisah karena memang tak mungkin bisa bersatu lagi. Lupakan kebersamaan kita. Lupakan!






*




4 komentar:

Gopar mengatakan...

perdana disini sobat...

Fahmi Maulana Fajar mengatakan...

blognya kren hehe
salam pelajar :)

Javas Kenzie Niscala mengatakan...

@Gopar:

Selamat datang ya....
sering2 berkunjunglah, biar tambah rame blogku. :)

Javas Kenzie Niscala mengatakan...

@Fahmi:

Makasih ya....
salam pelajar juga. :)

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar dan kunjungannya. Happy blogwalking!