Jumat, 20 Juli 2012

Itu Namanya Jatuh Cinta



Pernah, suatu ketika aku menjalin hubungan dengan seseorang. Kami dipertemukan dan dikat oleh yang namanya waktu. Kami berjanji, apapun yang terjadi dengan hubungan kami, kami akan menyelesaikannya dengan kepala dingin.

Ketika masalah pertama dalam hubungan kami muncul, kepala dingin masih bias menyelesaikan hubungan kami. Kericuhan pertama yang menjadi kerikil sandungan dalam hubungan kisah percintaan kita, berakhir tanpa ada masalah apa-apa.


Selesai dengan permasalahan cinta pertama, dating lagi ujian kedua dalam hubungan kami berdua. Saat itu untuk menyelesaikan masalah yang dating ini sedikit sulit. Egoku dan egonya ternyata sama-sama kuat. Jika salah satu tidak mau mengalah, maka hubungan yang lama jelas tidak akan berlangsung lama.

Selesai permasalahan kedua, ternyata menimbulkan percik-percik api dari permasalahan selanjutnya, dimana kita sama-sama mengalami suatu hal yang namnaya berkurangnya kadar kepercayaan kepada masing-masing pasangan. Aku berusaha untuk mempertahankan hubungan cinta kita, tapi semakin aku mencoba mempertahankannya, dia tetap ingin menghancurkannya.

Aku tidak memberinya kebebasan, terlalu mengekang padanya. Padahal yang terjadi adalah, dia tidak mau berterus terang dan tidak mau diajak berbicara secara baik-baik. Ada orang baru pastinya yang memicu hubungan kita, dan aku tahu itu.

Kemudian aku berfikir sekali lagi, sebenarnya apa yang aku lakukan ini tidaklah sebodoh yang orang lain pikirkan dan kata hatiku ucapkan. Aku berusaha mempertahankan hubungan yang aku bina, sedangkan dia tetap berusaha menghacurkannya, itu bukanlah sebuah tindakan yang bodoh. Inilah yang pada akhirnya aku tahu, tindakan seperti ini dinamakan jatuh cinta.

20 komentar:

Bayu Putra Abuna mengatakan...

cinta emang gitu kek permen karet, pertamanya masih terasa manis tapi lama-kelamaan udah ga berasa lagi.

nah.. itu udah jadi bukti, buat apa mencari kesamaan dalam suatu hubungan, ego keras sama ego keras yang ga bakalan seleai tuh masalah. Harus ada yang ngalah aja.

oh ya.. beberapa kata ada yang ketinggal vas..

sabda awal mengatakan...

jadi gara-gara over protective ya?

Imam Boll mengatakan...

lihai banget nih mas kalo ngomongin cinta, hehe

Javas K. Niscala mengatakan...

@Bayu:

hmmmm setelah dibaca-baca lagi, eang ada yang tertingal ya... hehhee

Awi Metalisa mengatakan...

nah gitudeh namanya cinta vas~ tp over protektif gak baek lagi. jgn terlalu ngekang pasangan.. :|

Indra Hasan mengatakan...

love is blind, cinta itu budeg...emmm galau emang menular neh udah seminggu para blogger ngepost hal galau mulu...ahhahah

Javas K. Niscala mengatakan...

@Sabda:

mungkin. tapi seali lagi, ini fiksi mini :)

Javas K. Niscala mengatakan...

@Imam:

masa sih? biasa aja kaleee...

Chaerul Anwar mengatakan...

Ya namanya cinta ada-ada saja skenario "ambigu" yang memaksa sesorang untuk menikmatinya. Namun cinta itu butuh kejelasan.. karena kalo gak jelas.. saya ragu apa itu cinta..atau hanya sekedar syahwat berlabel cinta.

Nauval Bahari mengatakan...

dalam menjalin suatu hubungan, tak perlu berjanji tuk tak saling menyakiti.
Tapi berjanji lah tuk tetap bertahan walau salah satu menyakiti. :D

Keren kan quote nya?
wkwkwk catat tu! Dari gue yang single xD

NEW BloG DaNang mengatakan...

sabar aja deh yang pernah ngerasain gitu, rasanya lumayan sakit.., saling memahami, da mengintropeksi diri lebih baik

Rayen mengatakan...

C.I.N.T.A

Celalu Ingin Nantikan Tambahan Angin.

Maksudnya cinta selalu menginginkan lebih dan lebih. Setelah kelebihan tersebut malah akan berkurang kepercayaannya dan timbullah kekurangan tersebut.

cer mengatakan...

huhu.. jev, mirip banget sama aku..
udah dipertahanin sampe titik keringat penghabisan tp tetep aja kandas.. -_-
cemunguth eah jev ^^

heni nuraeni mengatakan...

pokonya jgn banyak berjanji utk menjadi yg terbaik, ckup brusaha menjadi yg terbaik aja :)

Javas K. Niscala mengatakan...

@Anwar:

beda prinsip kali ya... hehehe

Javas K. Niscala mengatakan...

@Nauval:

keren banget dah qouta lo, aku catet ya.... hehehe

Javas K. Niscala mengatakan...

@Danang:

iya deh, perli intropeksi kayaknya tuh!

Javas K. Niscala mengatakan...

@Rayen:

githu, kah? jd panasaran tambahan anginya. hehehe

Javas K. Niscala mengatakan...

@Cev:

kamu kandas juga ya... aku jg kandas. mengenaskan. :(

Javas K. Niscala mengatakan...

Heni:

aku coba ya.... kali aja tahun depan berhasil :)

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar dan kunjungannya. Happy blogwalking!