Tampilkan postingan dengan label Terbalas Dusta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Terbalas Dusta. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 November 2012

Dusta




If you're not happy for who I am. Stop saying I like who you are.
@DamnMeItsTrue

***


Meski sudah menerima perpisahan ini, tapi ada satu hal yang membuatku kecewa hingga ini adalah mengetahui bahwa kamu tak pernah bahagia saat bersamaku. Selama ini aku selalu beranggapan, saat bersamaku, sat berdua dengan diriku, saat menghabiskan waktu untuk bersama denganku kau selalu bahagia seperti yang terlihat dari raut muka dan jawabanmu saat ku tanya, "bahagiakah kamu denganku?"


Kenapa ada dusta? kenapa harus berpura-pura? Saat semua tak bisa diselamatkan, dendam menjadikan hubungan kita semakin runyam. Aku selalu mengira, kau bahagaia seperti aku bahagia saat bersamamu. Aku salah mengira, salah telah percaya apa yang kau kata. Kini, haruskah dendam ini harus kita lanjutkan, untuk menutupi atas waktu yang terbuang sia-sia saat kita bersama?



Kamis, 23 Agustus 2012

Terbalas Dusta



Lampu trafic light menyala merah, aku diam di seberang jalan menunggu lampu itu berganti warna. Saat aku menunggu pergantian lampu itu, ku lihat dirimu di seberang sana, melakukan hal yang sama sepertiku. Aku tahu, kau berpura-pura tak melihatku. Entah apa maksudmu, sedangkan dulu kita pernah bersama disatukan oleh cinta. 

Aku tahu, cinta itu telah pergi. Aku pun sekarang bukan yang dulu yang selalu memuja dan mencintaimu. Mungkin waktulah yang membuatku seperti ini. Mengubur perasaan yang pernah terjadi antara kita dan membuangnya dalam tempat sampah yang memang menjadi tempat untuk cinta tak bermutu itu.