Cinta tak ada logika, begitu orang bilang tentang cinta. Sebelum aku mengenal kata cinta, dulu aku tak mempercayainya. Bagaimana mungkin tanpa logika? segala hal pasti dapat dilogikakan. Itu pemahamanku dulu, dulu sebelum aku mengenal kata cinta itu. Tapi setelah aku mengenalnya, semakin aku dalam menyelaminya, kini aku baru sadar dan harus mengakuinya, bahwa cinta memang kadang tak ada logika. Rasa itu bisa datang kapan saja, kepada siapapun, dimana pun dan kapan pun.
Ketika rasa cinta itu masuk dalam rongga dadamu, merasuki otak dan pikiranmu, maka segala yang berhubungan cinta akan terlihat indah segalanya. Itulah yang aku rasakan saat ini. Rasa suka, rasa cinta tengah merasuki hati dan pikiranku. Seseorang yang baru aku temui akhir-akhir ini telah mencuri hati dan pikiranku. Setiap hari, hanya dia dan dialah yang terpikirkan olehku. Kadang aku menyukainya, tapi terkadang aku membencinya, membenci karena pikiranku tak bisa lepas darinya.
