Orang bilang, aku ini orang yang tipe laki-laki yang perasa. Saking perasanya jadi terkesan cengeng. Mungkin ada benarnya, mungkin juga ada kaitannya dengan sifat melankolisku, jadinya semakin menambah kesan rapuhnya aku. Aku senndiri tak bisa menolak, aku memang gampang banget mengaduk-ngaduk perasaan, meski itu bukanlah aku yang sebenarnya. Laki-laki yang perasa, tapi bukan tuk terluka.
Ada yang bilang, aku ini tipe laki-laki yang mudah jatuh cinta. Tapi sayangnya bukan tipe laki-laki yang mudah melepaskan setiap cinta yang pernah masuk dalam kehidupanku. Bukan tipe setia sebenarnya, karena aku mudah sekali tuk jatuh cinta. Egois atau serakahkah aku?
