Gimana ya rasanya, ketika orang yang kamu anggap spesial ternyata malah tak menganggapmu apa-apa. Menyakitkan tentunya, tapi itulah yang terjadi padaku. Dialah yang terspesial di hatiku. Ada ruang khusus yang kini sudah terbangun dalam hatiku khusus menempatkan dirinya dalam runag itu, tapi ternyata dia tak menginginkan itu. Dia tak menganggapku.
Tapi untungnya aku menyadarinya lebih dulu, jadi ketika dia menytakaan perasaannya itu aku tak harus putus semangat karenanya, karena hatiku sudah kubentengi agar tak terluka. Meski aku tak peduli, tapi itu sulit sekali. Mungkin rasa untuknya yang tak pernah padam yang membuatku begini. Ingin tak peduli, tapi.....
