Dalam hidup, kebohongan memang kadang perlu dilakukan, tapi jika mau berpikir jauh ke depan, melakukannya mungkin harus menjadi pertimbangan yang sangat panjang. Orang bijak bilang, kebohongan menyelamatkanmu sementara, tapi menghancurkanmu selamanya. Lagian, aku juga benci kebohongan dan kepalsuan, karena bagaimanapun kemasannya, dua hal itu hanya mampu meninggalkan rasa sakit. Seperti saat ini, sakit karena dibohongi ternyata telah membuatku emosi untuk sekian hari.
Entah, sebenarnya aku sudah mencium gelagat dari kebohongan ini jauh-jauh hari, tapi aku berusaha untuk selalu percaya. Yang aneh adalah, sensor yang aku punya ternyata selalu tahu.
