Minggu, 08 Desember 2013

Find You


Aku menemukanmu. Ya, aku menemukanmu di antara mati rasa hatiku. Aku menemukanmu diantara rasa tak percayaku. Ya, aku menemukanmu. Menemukan kepingan hatiku yang hancur setahun yang lalu. Haruskah aku bahagia karena telah menemukanmu?

Jumat, 29 November 2013

Aku Berharap Itu Kamu


Telah cukup lama aku memerhatikanmu, dari kejauhan aku menyukaimu. Memujamu seperti aku tlah mengenalmu, mencintaimu seperti aku tlah menyatakan cintaku padamu. Aku berharap itu kamu yang mengisi kekosongan hatiku. 

Senin, 25 November 2013

Aku Harus Bagaimana?

Aku tak tahu harus memilih yang mana, anatra mempertahankan kecintaanku pada orang lama yang telah mendua, atau aku harus mencari hati baru bagi hatiku yang tlah membeku.

Bila pilihan pertama, maka aku harus menunggunya lebih lama. Dan aku tak tahu hingga kapan aku sanggup menunggunya. Sampai sekarang pun belum ada tanda-tanda jika dia tlah meninggalkan kekasihnya.

Jika pilihan kedua, aku tak yakin bisa untuk membuka lembaran baru. Hatiku membeku. Tak ada gairah untuk bercinta lagi. Aku hanya pernah mencintai satu orang, dan itu dia. Aku tak punya rasa lain selain dia.

Aku Harus Bagaimana?

Sabtu, 23 November 2013

Modus

Aku yakin, kau masih berharap tuk bertemu denganku. Aku maklum itu. Mungkin kau tlah bosan dengannya, dan sekarang mencoba mendekatiku lagi. Seperti kau bilang, tak ada yang setia dalam hubungan percintaan ini. Dan sayangnya, aku tak ingin menjadi tropi dari koleksimu itu. Cukup sudah kau ingkari janjimu. Baiku, sekali kau berdusta, aku tak akan pernah percaya.

Maaf, modusmu tak berhasl untukku.

Kamis, 21 November 2013

Jika Takdir Itu Ada


Tidak, aku tak ingin bertemu denganmu. Aku memang mencintaimu, aku menyukaimu, aku meyayangimu setulus hatiku. Tapi untuk bertemu, aku masih belum berani. Jangan salahkan aku, jangan marah padaku. Aku hanya belum siap untuk bertemu denganmu.

Dulu aku pernah memintamu untuk bertemu. Masih ingatkah bagaimana aku memohon padamu? apa jawabmu waktu itu? "jangan ganggu aku. Aku ingin setia dengan kekasihku." Kau tahu, betapa hancur hatiku pada saat itu. Kenapa aku harus mencoba rasa itu kepadamu. Padahal tak pernah terbesit sekali pun aku akan mencintaimu. Tapi karena kau memohon padaku, aku terima cintamu.

Kini, jika kau ingin bertemu denganku, harus aku jawab, "maaf, aku tak ingin bertemu denganmu."

Bukan, bukan karena aku marah padamu. Aku masih mencintaimu seperti dulu. Rasa sayangku juga masih seperti yang dulu. Hanya sekarang aku mempercayakan takdir kita. Jika kita ditakdirkan bersama, aku ingin kita bertemu tanpa sengaja. Itu pun kalo takdir itu benar-benar ada. Jika takdir itu ada, aku terima cintamu, aku terima pertemuanku dengamu.

Sabtu, 16 November 2013

Javas Soulnation

Harus ganti nama blog, soalnya dari segi nama ada kemiripan dengan blog tetangga. Tak ada maksud lain, hanya ingin mencari jalan lain saja agar tak ada kesalah pahaman. Untuk pergantian nama ini juga nemunya tak sengaja. Sudah cukup lama sebearnya ingin berganti nama, tapi masih bingung mencari nama. Baru hari ini nemu nama yang cocok, langsung update.

Ada yang suka dengan nama blogku yang baru?

Kamis, 24 Oktober 2013

Sorry, Jadi Jarang Nge-blog Lagi

Dari tadi mau nulis gagal mulu. Udah dapet satu alenia, dihapus lagi. gara-garanya gak sesuai mood. Emag beberapa bulan ini memang susah banget untuk dapetin mood menulis. Makane jadi jarang update nih blog. Sorry ya...

Jumat, 18 Oktober 2013

Harus Ngomong Apa Lagi?


Harus ngomong apa lagi kepadamu. Semua kataku tak lagi bisa membuatmu mendengarkan penjelasanku.

Jumat, 20 September 2013

I was Blind


I was blind and didn’t see it coming. Saying you were leaving to be with someone else was like being punched in the stomach. Stunned and feeling like I wanted to throw up, I watched you leave. Now comes the pain. I won’t be the same for a long time.

Sabtu, 14 September 2013

How Long Will I Love You



Ada sedkit keraguan mungkin dalam hatimu, hingga kau ragukan ketulusan dan kesungguhan cintaku padamu. Padahal jika kau mau sedikit membuka mata dan hatimu, kan kau temukan semua jawaban itu ada dalam diriku. Selalu, karena aku telah memilihmu.

Jika kau tanya seberapa lama aku akan mencintaimu, maka kamu bisa melihat bintang-bintang yang ada di atasmu ketika malam menjemputmu, seperti itulah cintaku padamu. Akan selalu ada tuk menyapamu dalam setiap malm-malammu. Karena kau harus tahu, aku membutuhkanmu seperti musim yang berjalan sesuai dengan periodenya masing-masing. Selalu ada, dan datang sesuai dengan jadwalnya.

Jika kau tanya, seberapa lama aku bisa bertahan di sisimu? maka kau harus melihat air laut dan pasirnya yang ada di pantai. Mereka selalu bersama, tak terpisahkan satu dengan lainnya. Seperti itulah aku kan bertahan bersamamu. 

How long will I love you?




Jumat, 06 September 2013

Let it Rain


Aku menemukannya lewat jalan yang salah. Harusnya aku menerukan langkahku, bukan belok ke arahmu. Tapi harus aku akui, ada cerita lain dari kisahku bersamamu. Ada bahagia, ada dukanya. dan aku menikmati dari semua kenangan kita. Baik saat kita bersama, atau saat perpisahan kita.

Just let it rain, just let it rain on me! Biarkan hujan membasahi tubuhku. Biarkan ku hapuskan semua kenangan bersamamu. 

I've done my best, and I learned my lessons
And I know I can do this, again and again 
So, let it rain, just let it rain on me.



.



Kamis, 05 September 2013

Cinta Tak Mungkin Berhenti


Aku sudah tahu sebelum, jika cinta tak mungkin lepas dari sedih dan bahagia. Aku juga sudah tahu sebelumnya, bersamamu aku bahagia, tapi akan berakhir pada derita. Aku sudah tahu itu sebelumnya. Dan kerena aku teruskan cinta ini? semua karena aku sudah memilihmu, dan aku menerima segala konsekuensiku.

Melupakanmu memang tak semudah bila aku jatuh hati padamu, merubah jadi benci pun tak udah bagiku, walau harus aku akui, kini aku sedang menata hatiku dari cinta yang tlah berlalu. Cinta Tak Mungkin Berhenti

Seharusnya dulu aku tak mencoba tuk mencintamu, karena aku tahu akhirnya akan seperti ini. Tapi cinta ini lebih kuat dari kesadaranku. Kau harus tahu, hanya kamu yang bisa buatku melakukan itu. 



.

Selasa, 03 September 2013

Lumpuhkan Ingatanku



Pernah aku meminta pada seseorang yang hadir setelahmu, satu permintan yang membuatnya mengangkat alisnya yang satu. Sulit mungkin baginya, karena dia yakin betul jika aku tak pernah bisa melupakan seseorang sebelumnya. Dan itu yang membuatku menutup mata.

Kenapa sesusah ini untuk melupa? jika dia yang dicinta tak mungkin bisa untuk duduk bersama. Jangankan tuk bersua, mendengarkan suaranya pun aku tak bisa. Kena mencinta jadi menyiksa? padahal dulu semuanya penuh warna. Salahkah aku jika aku meminta untuk melumpuhkan ingatkanku pada setiap cinta yang mencoba menyapaku?


*

Senin, 02 September 2013

Rasa Ini



Gila. 

Gila.

Gila.

Sudah lama kisah kita berakhir cerita, tapi anehnya rasaku masihlah sama. Ini yang membuatku gila. Kenapa musti kamu yang selalu aku cinta? bukankah banyak orang yang rela mengantri, menawari dan menawarkan diri, kenapa tak satu pun yang bisa menghentikanku tuk menggantikan posisimu dari hatiku? Kenapa?

Tahu sendiri, kan.... Duu aku hanya ingin coba-coba saja ketika menerimamu. Waktu itu aku hanya kasihan kepadamu. Tapi anehnya, justru dari coba-coba itulah cinta ini tumbuh semakin dalam kepadamu. 

h, Tuhan. Ada apa denganku ini? kenapa Rasa ini tak pernah sirna untuknya. Kenapa sampai sekarang aku masih mengharapnya?


.


Minggu, 01 September 2013

Arti Hadirku


Hi, apa kabarmu? Lama tak bersua, apakah kau masih ingat padaku? ataukah kebersamaan kita dulu tak cukup kuat tuk membuatmu ingat siapa aku? Oke, aku bisa mengerti. Aku cukup tahu diri, kok. Aku memang tetaplah bukan yang utama bagimu. Aku sadari itu dan ku terima statusku itu.

Oiya, selama kepergianku, apakah ada pertanyaan yang ingin kau tanyakan padaku? Mungkin, kenapa aku tiba-tiba menghilang dari radarmu atau kenapa aku menjauh darimu? Oh, masih tetap tak ada pertanyaan untukku, ya? Aku tahu, aku sadar itu.

Bagaimana dengan rindu, adakah sedikit rindu untukku? apakah tak ada sedikit pun rasa rindu itu terbesit dalam hatimu? Oh, harusnya aku tahu diri seperti pertanyaanku sebelumnya, aku memang tak berarti bagimu. Baiklah, lebih baik aku diam dulu. Mungkin, amu butuh sedikit waktu untuk menyadari arti hadirku.


*


Selasa, 11 Juni 2013

Lepas Kendali

Lagi-lagi aku lepas kendali. Beberapa kali aku sudah berjanji untuk menahan diri, tapi setiap aku berusaha menahannya, keinginan itu semakin kuat menyerangku hingga berkali-kali aku harus mengakui, niatku tak cukup kuat untuk melawan keinginan itu.




Senin, 10 Juni 2013

Kamu, Pernahkah Kamu Memimpikanku?



Semalam aku memimpikanmu. Bukankah ini gila? sudah sekian lama aku tak bermimpi tentang kamu, tapi tidak tadi malam. Entah, aku juga lupa bagaimana ceritanya, yang jelas semalam kau hadir di dalam mimpiku. Hanya mimpi biasa, tapi ketika menyadari bahwa kau muncul lagi di mimpiku ada sedikit sesak dalam hatiku.

Kamu, pernahkah kamu memimpikanku?

Sabtu, 08 Juni 2013

Salahku atau Salahmu?



Fatamorgana ini awalnya hanya pelarianku, tapi kesenangannya ini kini telah membuatku tak bisa lepas darinya. Dosa ini seharusnya tak terulang, tapi kini malah membuatku ketagihan. Menyalahkanmu atas tindakan ini, sepertinya aku belum paham arti sebuah pilihan. Ingin menyalahkan diri sendiri, tapi semua ini tak akan terjadi bila tak bersebab. Tak ada asap jika tak ada api, kan?




Jumat, 07 Juni 2013

Adamu Tak Pernah Hilang dari Ingatanku



Mungkin mudah bagimu tuk melupakan semua kenangan kita, tapi bagiku tidak. Lihat, aku sudah mencoba berbagai cara tuk melupakanmu, bahkan hal yang paling terlarang pun aku lakukan demi untuk melupakanmu, tapi nyatanya adamu tak pernah hilang dari ingatanku.

Aku pernah membencimu, benar-benar membencimu, tapi kata hatiku selalu berkata bukan itu mauku.  Aku maunya kau tetap ada di sampingku, seperti dulu. Tak ingatkah kau semua kenangan kita dulu? ataukah kenangan itu hanya berarti bagiku, tidak bagimu?



Kamis, 06 Juni 2013

1 Tahun Berlalu Tanpa Dirimu




Mencoba mencari tahu keadaanmu setelah satu tahun kepergianmu. Huft, ternyata aku masih mencintaimu seperti dulu.